Tak Balas Budi! Pendaki Malaysia Dikecam karena Tak Akui Diselamatkan oleh Sherpa Saat Hampir Meninggal di Puncak Everest

Pendaki Malaysia dikecam karena tak akui diselamatkan oleh Sherpa.

Riyan Pandito
Selasa, 06 Juni 2023 | 10:41 WIB
Tak Balas Budi! Pendaki Malaysia Dikecam karena Tak Akui Diselamatkan oleh Sherpa Saat Hampir Meninggal di Puncak Everest
Pendaki Malaysia (Tangkapan layar)

Depok.suara.com - Seorang pendaki asal Malaysia mendapat kecaman karena tidak mengakui diselamatkan oleh Sherpa Nepal saat hampir mati di Gunung Everest. Hal ini menjadikannya sebagai sosok yang disorot saat ini.

Kabar mengenai penyelamatan ini beredar di media sosial Twitter, pendaki bernama T Ravichandran ini diduga memblokir kabar penyelamatan ini. Padahal dirinya harus digendong selama 6 jam dari zona kematian.

"Kejadian pendaki Malaysia yg ditolong sherpa trus gak ngaku bikin miris, kasian  pendaki asal Malaysia atau serumpun kalau melakukan pendakian seperti 7Summits. Sherpa Bisa aja menolak atau mungkin dicibir pendaki dunia," ucap @kangjalil.

"7 jam sherpa ini selamatkan Pendaki Malaysia yg Tdk diakui," tambahnya.

Baca Juga:Hadir Sidang Perdana Kasus Penganiayaan Terhadap David Ozora, Mario Dandy dan Shane Lukas Tampilkan Ekspresi Berbeda

Padahal menurutnya penyelamatan pendaki di Gunung Everest begitu sulit. Bahkan biaya penyelamatan bisa mencapai tiga kali lipat.

Karena itulah menurutnya tidak heran banyak orang meninggalkan jasad di atas Gunung Everest. Sehingga banyak mayat yang masih tertinggal di atas Gunung Everest.

"Napa dibiarkan ? Biaya utk evak itu bisa 3x lipat biaya ya daripada pendakiannya. Kedua lebih beresiko karna banyak alat yg digunakan hingga menghadapi cuaca ekstrem," ucapnya.

Tetapi setelah dikecam oleh publik, pendaki Malaysia itu mengedit keterangan photonya. Dirinya mengakui bahwa telah diselamatkan oleh seorang Sherpa.

"Seberapa penting tim penyelamat dan penyelamatan heli dalam ekspedisi Everest? Percayalah, ini sangat penting. Saya masih hidup hari ini, karena saya memiliki mitra dan berdedikasi. Ekspedisi Puncak ke-14 yang dipimpin oleh Tashi Sherpa (dan Sherpa-nya beranggotakan Mingman Tendi, Genge Sherpa, Nima Dorjee, Dawa, Nima Tashi, Dipen Bhote dan Global Rescue)," tulisnya.

Baca Juga:Terkuak Fakta! Inge Anugrah Ngebet Cerai dari Ari Wibowo Sejak 5 Tahun Lalu

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Ragam

Terkini

Tampilkan lebih banyak