Depok.suara.com - Dian, seorang pemilik warung makan di Solo menjadi sorotan karena mengaku diutangi hingga ratusan juta. Hal ini setelah mandor yang membangun Masjid
Sheikh Zayed Solo belum melunasi bayaran makan.
Dilihat dari kanal YouTube Seputar Surakarta, Dian menegaskan bahwa bukti-bukti tentang utang tersebut masih ada. Dia menegaskan tidak berani berbicara kalau tanpa adanya bukti.
"Ada komitmen jadi kita tempuh secara kekeluargaan. Tapi kalau tidak ada tindak lanjutnya gimana?" paparnya.
Baca Juga:Ini 4 Alasan Kenapa Mobil Jenis MPV Laris Manis di Indonesia
Selain itu dirinya juga belum mau menempuh jalur kepolisian. Apalagi bila menempuh jalur hukum biasanya akan menambah biaya.
Di sisi lain, Dian masih perlu membangkitkan lagi warungnya. Dia sudah menggadaikan perhiasan untuk memutar kembali roda perekonomian.
"Kalau dipolisikan memang ada bukti tapi apa gak perlu biaya. Biaya pun menggadaikan perhiasan," ucap Dian.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menegaskan kepada masyarakat agar melaporkan bila ada kejadian janggal. Dirinya berharap kejadian yang terjadi kepada ibu tersebut tidak lagi terulang.
"Bapak ibu kalau ada kejanggalan seperti ini dilaporkan saja. Jangan sampai numpuk kasbonnya 145 juta," pungkasnya.