Bayu Skak Kecewa dengan Pernyataan Dadang Aremania: Baru Kali Ini Malu Jadi Arek Malang

Bayu Skak mengaku malu menjadi orang Malang setelah mendengar pernyataan dari Dadang Aremania.

Riyan Pandito
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 09:37 WIB
Bayu Skak Kecewa dengan Pernyataan Dadang Aremania: Baru Kali Ini Malu Jadi Arek Malang
Bayu skak Film Lara Ati (Suara.com/Oke Atmaja)

Depok.suara.com - Aktor asal Malang Bayu Skak terlihat begitu kecewa dengan pernyataan perwakilan Aremania bernama Dadang. Bahkan Bayu merasa pernyataan Dadang ini bisa memberikan dampak buruk dalam usaha membuka pintu perdamaian dua suporter Bonek Persebaya dan Aremania.

"Sak umur-umur ket iki aku isin dadi wong Malang. Gara-gara lambene dadang (Seumur-umur baru kali ini aku malu jadi orang Malang karena mulutnya Dadang),"tulis Bayu Skak dalam akun Twitternya @moektito, Jumat (7/10).

Diketahui pada saat menjadi narasumber Mata Najwa, Dadang menjawab Andi Peci, perwakilan dari Persebaya yang ingin berkunjung ke Malang. Hal ini disampaikan Andi Peci melalui media sosial Twitter.

Andi Peci saat itu menyatakan ada dua tujuan dari pernyataan tersebut, yakni, pertama mengucapkan belasungkawa dan kedua bersama-sama menjadi satu gerakan untuk mengusut tuntas.

Baca Juga:Cek Banjir Jakarta Pakai Link CCTV Pintu Air, Daerahmu Sudah Surut?

"Hanya itu saja sebenarnya,"kata Andi Peci.

Dadang yang menjadi perwakilan Aremania mengaku tidak mempermasalahkan bila ada teman Bonek yang ingin berkunjung ke Surabaya. Tetapi dirinya berharap hal ini dilakukan pasca 40 hari Tragedi Kanjuruhan.

"Tanpa mengurangi rasa hormat, panjenengan semua dan teman-teman Bonek. Kalau pertandingannya tidak melawan Persebaya, kami persilahkan saja, tapi ini kan melawan Persebaya, kami ingin nantinya ada friksi yang tidak-tidak di tingkat grassroot,"jawabnya.

"Saya pengen klarifikasi tidak ada penolakan teman-teman Bonek ke Malang. Teman-teman Green Nord sudah ke Kanjuruhan meskipun tanpa ijin. Permasalahan lain-lainnya, tolong kami masih berduka. Biarkan kami melewati masa duka ini sampai 40 hari, setelahnya baru kita komunikasi. Masalah yang kami tolak bukan masalah kehadiran, tapi masalah usut tuntas. Kami biarkan kami Aremania yang bekerja, tanpa mengurangi rasa hormat,"tuturnya.

Sejumlah warganet berkomentar kritis terhadap pernyataan Dadang yang tidak tepat.

Baca Juga:Disindir Deddy Corbuzier, Reza Arap Tanggapi Soal Dugaan Perselingkuhan dengan Rossa

"Supporter seindonesia pada bersatu bilang "Malang kamu tidak sendiri" tapi Dadang malah dengan egoisnya bilang "Malang biar kami urus sendiri"kamu nyakitin hati supporter se indonesia mas dadang!"tulis Clara Yuki.

Warganet bernama Noeman pun meminta Bayu Skak untuk membantu bersatunya suporter Bonek dan Aremania.

"Tolong mas bay, njenengan yang punya influence besar di Surabaya & Malang, untuk mau terus peduli dengan hal ini. Dan matur suwun sudah konsen juga dengan Dadang ini. Sangat meresahkannn,"tulisnya.

Ada warganet yang bersuara mempertahankan ego terlalu mahal untuk ratusan nyawa yang melayang.

"Titip saudara² bonek yg akan tetap bersilaturahmi ke kanjuruhan.. mereka datang dengan hati dan rasa persaudaraan..Ratusan nyawa trlalu mahal untuk mempertahankan sebuah ego yg tdak jelas.."tulisnya.

Warganet yang mengaku Aremania pun tak memahami soal Sosok Dadang. "Sejak kecil jadi Aremania pun aku gak pernah ngerti yang namanya Dadang.Lha kok tiba2 muncul ngomong di depan publik atas nama Aremania. Lak goblok kan  Sudah saatnya dibentuk Organisasi Aremania, untuk menghindari hal-hal gblk seperti itu,"tulisnya.

Sumber: SuaraYogya

REKOMENDASI

BERITA TERKAIT

Entertainment

Terkini

Tampilkan lebih banyak